Minggu, 20 Agustus 2017

Headlines:

Wawancara  |   Profil  |  Crime Story  |  Investigasi  Tips Suara Pembaca 

You are here: Crime Story Polisi Sebut Pelaku Penyiraman Diduga Kuat Berkaitan dengan Kasus yang Ditangani Novel (29)

Polisi Sebut Pelaku Penyiraman Diduga Kuat Berkaitan dengan Kasus yang Ditangani Novel (29)

Surel Cetak PDF
166 readings

Novel Baswedan

PORTALKRIMINAL.COM - JAKARTA:  Penyidik Polda Metro Jaya masih melakukan pencarian terhadap pelaku yang melakukan penyiraman terhadap Novel Baswedan. Pelaku diduga kuat berkaitan dengan kasus yang ditangani Novel.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, semua kasus yang ditangani penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi tersebut bisa berkaitan dengan insiden penyerangan ini.

"Soal kasus yang dia tangani misalnya soal kasus Ketua MK, kasus E-KTP, PT PAL, dan sebagainya. Tentunya ini menjadi bagian dari penyelidikan kepolisian, apakah ini ada potensi? ada," kata Argo saat dikonfirmasi, Sabtu 20 Mei 2017.

Argo menjelaskan, dari serangkaian kasus yang pernah ditangani Novel di KPK bisa menimbulkan kebencian dari pelaku yang disidiknya.

Menurut mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu, penyidik tidak akan menutup kemungkinan untuk memeriksa saksi dari kasus yang pernah ditangani Novel Baswedan selama di KPK.

"Orang yang berkaitan dengan hukum ya pasti benci. Saudara yang ditilang aja benci kok sama polisi. Sama di situ, ada potensi itu yang kami gali, makanya itu kami akan cari keterangannya di situ. Ini bagian dari penyidikan kepolisian," jelas Argo.

Sebelumnya Novel Baswedan disiram cairan yang diduga air keras di dekat Masjid Jami Al Ihsan, dekat rumahnya, 11 April 2017 sekitar pukul 05.10 WIB. Saat itu, Novel baru saja selesai menunaikan salat Subuh berjemaah di masjid tersebut.

Akibat penyerangan ini, penglihatan Novel terganggu dan harus menjalani perawatan di Singapura. Novel sendiri merupakan kepala Satuan Tugas di KPK yang menangani beberapa perkara besar, satu di antaranya adalah kasus dugaan korupsi proyek KTP elektronik. (jak)




Berita Terkait: