Sabtu, 24 Juni 2017

Headlines:

Wawancara  |   Profil  |  Crime Story  |  Investigasi  Tips Suara Pembaca 

You are here: Crime Story Polisi Sebut Penyiram Novel Sangat Profesional (30)

Polisi Sebut Penyiram Novel Sangat Profesional (30)

Surel Cetak PDF
108 readings

Novel Baswedan

PORTALKRIMINAL.COM - JAKARTA: Polisi masih terus berupaya mencari pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Meskipun, saksi-saksi telah diperiksa sebanyak 52 orang.

"Sudah 52 (saksi yang diperiksa). Yang mengarah ke pelaku seperti yang melihat wajahnya, itu belum ada," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Selasa (23/5).

Namun, dari sekian banyak saksi itu polisi masih kesulitan ungkap kasus ini.

"Kami masih kesulitan sekali. Pelaku menggunakan helm, wajahnya tertutup, apalagi pada pagi hari, kami masih berupaya untuk mencari tahu," kata Argo.

Argo menjelaskan, kasus penyiraman Novel seperti terbunuhnya mahasiswi Esa Unggul, Tri Ari Yani Puspo Arum. Di mana, hingga kini juga belum mengetahui siapa pelakunya.

"Namanya kasus hukum ya, kasus pembunuhan ya ada yang belum terungkap. Ada kesulitan di sana, kami menggunakan beberapa metode yang kami lakukan. Di Jakarta Barat (kasus pembunuhan Arum) itu ada yang sampai sidik jari hilang semua. Sidik jari pun juga ilang semua. Berarti profesional sekali," jelasnya.

Lebih lanjut, Argo menambahkan, hingga kini pihaknya juga belum juga memeriksa Novel untuk mintai keterangan. Sebab, saat ini Novel masih menjalani perawatan di Singapura.

"Kan dokter belum ngizinkan. Masak kami periksa. Semoga sembuh, kalau lulang ke Indonesia lebih bagus lagi," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, polisi telah menangkap tiga orang terkait kasus penyerangan Novel, yakni berinisial H, M, AL. Pekan lalu, polisi juga menangkap Mico Panji Tirtayasa. Namun empat orang tersebut dibebaskan karena penyidik tidak pendapat cukup bukti untuk menetapkan mereka sebagai tersangka. (jer)






Berita Terkait: