You are here: Crime Story BNN Bantu Polri Ungkap Bandar Besar Sabu 1 Ton (4)

BNN Bantu Polri Ungkap Bandar Besar Sabu 1 Ton (4)

Surel Cetak PDF
77 readings

 Rilis sabu 1 ton

PORTALKRIMINAL.COM - JAKARTA: Polri hingga kini masih mengejar pelaku lainnya yang terkait dalam penyelundupan sabu seberat satu ton di Anyer, Banten. Pelaku besarnya diduga di luar negeri.

Deputi Pemberantasan Narkoba BNN Irjen Arman Depari menegaskan, pihaknya akan membantu polri untuk menangkap seluruh pelaku. Termasuk jaringan-jaringannya.

"Tentu, semua sindikat ini akan kita telusuri sejauh mereka masih beroperasi, itu adalah kewajiban kita, sampai tuntas sampai habis," tegasnya saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Kamis (20/7).

Terkait kapal yang dipakai pelaku merupakan daftar pencarian empat negara, dirinya belum mendapatkan informasi dari negara mana saja Tetapi, ia menduga di mana saja yang lintasi negara itu hingga tiba di Indonesia.

"Saya belom dapet informasi itu, yang jelas negara-negara yang dilintasi ini memang sudah diinformasikan bahwa akan ada pengangkutan narkoba nah negara-negara itu, Indonesia, Malaysia, Singapura​, Thailand nah itu negara yang dilintasi semua termasuk Myanmar yang jadi asal barang tersebut," bebernya.

Sebelumnya, Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Nico Afinta mengatakan, sabu satu ton di Anyer, Banten diduga dipesan oleh bandar kelas internasional. Meskipun demikian, polisi belum dapat mengungkap bandar tersebut.

"Keuangannya banyak, pasar di kita tinggi. Itu hal yang menarik untuk bandar. Dalam perhitungan kami orang ini punya modal yang cukup besar, sehingga ketika kami cek ada ternyata ada beberapa negara yang menjadi tempat mereka bergerak," ujar Nico di Mapolda Metro Jaya, Kamis (20/7).

Saat ini, kata Nico, pihaknya tengah mengejar pelaku tersebut.

"Kami mendapatkan keterangan dari tersangka awak kapal, mereka mengatakan mereka disuruh oleh seseorang yang masih kami dalami, membawa kapal tersebut, melalui jalur yang ditentukan, menerima barang (sabu) lalu mengantar ke Serang," katany




Berita Terkait: