You are here: Event Akibat Cuaca Buruk, Aktivitas Nelayan Bagang Menganggur

Akibat Cuaca Buruk, Aktivitas Nelayan Bagang Menganggur

Surel Cetak PDF
50 readings

portalkriminal_kotak.jpg

PORTALKRIMINAL.COM - KOTABARU, KALSEL: Aktivitas nelayan tradisional Bagang di sepanjang Pantai Desa Sarang Tiung dan Desa Gedambaan Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru. Terhenti akibat cuaca buruk disertai angin kencang di perairan wilayah mereka tinggal sejak sepekan terakhir. Ini bukan hal baru mereka temui bahkan setiap Tahun apalagi di Bulan Agustus.

Bagang banyak yang rusak akibat terjangan angin dan gelombang. Para nelayan yang hanya mengandalkan perahu bermesin kecil terpaksa tidak melaut karena kondisi cuaca membahayakan keselamatan mereka. Untuk mengisi waktu istirahat, para nelayan hanya membenahi peralatan tangkap ikan atau kerusakan perahu mereka. Nelayan lain memilih bertopang dagu di pantai sambil berharap cuaca buruk segera membaik. Kemudian ada yang bekerja menjadi buruh muat batu tak jauh dari tempat tinggal mereka.

Herman, nelayan asal Desa Sarang Tiung saat ngobrol santai dengan Media dikediamannya Sabtu 5 Agustus 2017 pukul 11.00 wita, "Ia mengaku sudah hampir sepekan memarkir perahu tangkapan ikan miliknya. Ia tidak ingin menyabung nyawa di tengah laut karena kapal dengan mesin berbobot kecil rawan kecelakaan laut. Dengan angin kencang terutama menjelang petang hari. Ini sangat membayakan, makanya saya pilih tidak melaut sementara,"katanya.

Sama seperti nelayan lain yang tidak memiliki keahlian selain mencari ikan, Juhri beranak 1 tidak memiliki pekerjaan sampingan selain menjadi nelayan. Kini hari-harinya dimanfaatkan untuk memperbaiki peralatan mencari ikan dan perahu.

Ketika ditemui Media Kepala Desa Gedambaan di kediamannya wardihang S.sos mengatakan, "Pekerjaan apa pun tidak menjadi soal asal saja bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari dalam rumah tangga, seperti halnya warga Desa Gedambaan Km.12 yang mayoritas pekerjaan penduduknya 60 persen sebagai Nelayan Bagang terbagi dari petambak ikan tawar dan selainnya berkebun. Tidak melaut bukan masalah disini ada lahan pekerjaan sampingan sebagai buruh muat batu Gunung, walaupun berat bisa memenuhi kebutuhan hidup mereka, sambil menunggu waktunya bisa melaut lagi"ucapnya tersenyum.(MUD).




Berita Terkait: