Kamis, 19 Juli 2018

Headlines:

Wawancara  |   Profil  |  Crime Story  |  Investigasi  Tips Suara Pembaca 

You are here: Event Amankan Sidang Gugatan HTI di PTUN, Polisi Kerahkan 150 Personel

Amankan Sidang Gugatan HTI di PTUN, Polisi Kerahkan 150 Personel

Surel Cetak PDF
2894 readings

 Sidang Gugatan HTI di PTUN

PORTALKRIMINAL.COM - JAKARTA: Kapolsek Cakung Kompol Supoyo mengatakan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta kembali menggelar sidang gugatan pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Kamis (22/2/2018).

Ia menyatakan agenda dalam persidangan kelima kali ini adalah mendengarkan keterangan saksi dari penggugat atau dalam hal ini HTI.

"Ini sudah sidang ke lima. Agenda hari ini mendengarkan saksi dari HTI," katanya di Jakarta.

Ia menjelaskan aparat kepolisian terus melakukan pengawalan dan pengamanan jalannya sidang. Pengamanan dilakukan bersama gabungan personel dari Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Timur dan Polsek Cakung.

"Total personel yang diturunkan adalah 150 anggota gabungan Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Timur dan Polsek Cakung," ungkapnya.

Ia menambahkan total personel yang diturunkan ini sangat cukup. Pasalnya dalam persidangan kelima ini massa HTI yang ikut mengawal jalannya sidang hanya berkisar 50 orang.

"Pada sidang kali ini massa dari HTI yang mengawal hanya sekitar 50 orang," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta mulai menggelar sidang gugatan pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Kamis (26/10/2018). Dalam sidang ini, HTI melawan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) atas pembubaran yang dilakukannya sejak Juli 2017 lalu.

Diketahui, Kementerian Hukum dan HAM resmi mencabut status badan hukum Hizbut Tahrir Indonesia, Rabu (19/8). Surat keputusan pencabutan itu didasarkan pada pasal 80A pada Perppu 2/2017 yang kemarin diperkarakan HTI ke Mahkamah Konstitusi.

Surat status badan hukum HTI yang dicabut bernomor registrasi AHU-00282.60.10.2014. HTI tercatat mengajukan permohonan badan hukum perkumpulan secara elektronik pada tanggal 2 Juli 2014. (np)




Berita Terkait: