You are here: Event Rapat Antar Pemilik dan Pengurus P3SRS Apartemen Roxy Mas Diwarnai Aksi Gebrak Meja

Rapat Antar Pemilik dan Pengurus P3SRS Apartemen Roxy Mas Diwarnai Aksi Gebrak Meja

Surel Cetak PDF
3136 readings

Rapat Antar Pemilik dan Pengurus P3SRS

PORTALKRIMINAL.COM - JAKARTA - Aksi gebrak meja yang dilakukan Ketua ASA Center, Alex Asmasoebrata, saat rapat pembahasan pengaduan Aguswandi Tanjung, salah satu pemilik apartemen Roxy Mas terhadap kepengurusan dan kepengelolaan Roxy Mas, di kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman DKI, dinilai bentuk intimidasi dan tindakan pelecehan terhadap rapat mediasi, Jumat (13/7). Sayangnya tindakan ini dibiarkan oleh Pjs Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman DKI, Meli Budiastuti.

Tak hanya itu, Alex yang merupakan relawan pendamping pengaduan Aguswandi Tanjung, juga sempat melontarkan kalimat kasar sebelum akhirnya meninggalkan ruangan. Rapat yang dipimpin langsung Pjs.Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman DKI, Meli  Budiastuti, pun dihentikan.

Sebagaimana diketahui, rapat pembahasan pengaduan Aguswandi Tanjung, pemilik apartemen terhadap kepengurusan dan kepengelolaan Roxy Mas tersebut dihadiri oleh P3SRS ITC Roxy Mas, Badan Pengelola dan  berbagai instansi terkait seperti dari PLN, BPN, Kementerian PUPR, Dinas Cipta Karya Tata Kota dan Pertanahan DKI.

Pengadu, Aguswandi Tanjung, yang juga pemilik apartemen Roxy Mas, sebelumnya melaporkan adanya penggunaan Virtual Account Bank Mandiri dalam pembayaran IPL, Sinking Fund dan Utilitas. Ia juga melaporkan tindakan pengurus yang memutus aliran listrik, serta permasalahan perpanjangan SHGM.

Permasalahan yang dikeluhkan oleh Aguswandi Tanjung sehubungan dengan Virtual Account (VA) yang sebenarnya sangat mendukung program pemerintah untuk cashless dan dengan VA ini telah dirasakan kemudahan oleh pedagang di Roxy.


"Aneh saja karena hanya keluhan dua orang bisa ditanggapi oleh Pjs.Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman DKI, padahal mayoritas pemilik malah terbantu," ujar Kent Wijaya, Ketua P3SRS ITC Roxi Mas.

Sementara itu, P3SRS yang menanggapi laporan pemilik apartemen tersebut mengaku apa yang dilakukan sudah sesuai dengan Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS).

"Kalau Dinas meminta  mempertimbangkan seperti apa yang diinginkan pemilik apartemen, dimana salah satunya menyambungkan kembali listrik yang telah diputus karena tidak membayar kewajiban maka keputusan seperti ini aneh dan tidak bisa dilakukan karena, bila dilakukan ini justru akan menimbulkan ketidakadilan," tandasnya. (jak)




Berita Terkait: