You are here: Home Bunuh / Anirat Gengster Motor Ngaku Bisa Raup Rp 4 Juta Semalam

Gengster Motor Ngaku Bisa Raup Rp 4 Juta Semalam

Surel Cetak PDF
375 readings

portalkriminal_kotak.jpg

PORTALKRIMINAL.COM - JAKARTA: Sejumlah pelaku gengster motor mengaku, bisa mendapatkan Rp 4 juta sekali melakukan aksinya.

Menurut Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochammad Iriawan, beberapa pelaku bahkan tak segan melukai atau membunuh korban hanya untuk mendapatkan barang berharganya, seperti handpone atau sepeda motor.

"Mereka rata-rata mendapatkan handpone atau motor. Kalau dijual handpone bisa Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta. Kalau sehari dapat ‎tiga atau empat, bisa Rp 4 juta. Belum kalau motor, dipretelin mereka jual," kata Iriawan di Gedung Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (2/6/2017).

Mantan Kapolda Jawa Barat ini melanjutkan, alasan finansial merupakan faktor utama yang menjadi motivasi para berandalan jalanan ini nekat melukai korbannya. Bahkan, mereka tak segan memodifikasi senjatanya untuk menunjang kinerjanya.

"Jadi mereka jual sehingga mempunyai nilai prestisius dimata teman-temannya," tutup Iriawan yang mengenakan seragam polisi ini.

Pengakuan serupa diungkapkan DI (19), salah satu anggota gengster Jembatan Mampang atau Jepang ini. Dia mengaku, bisa mendapatkan uang minimal Rp 1 juta sekali main.

"Kalau mau banyak, harus bacok orang dulu," tutur dia, seraya berjalan menuju mobil tahanan.

Sebanyak 28 anggota geng motor selama ditangkapi Polda Metro Jaya dalam dua pekan terakhir. Sebagian besar pelaku yanh berjumlah 69 berandalan merupakan anak dibawah umur.

Operasi ini berlangsung selama 14 hari dengan total 19 kasus. Para pelaku yang mengenakan baju tahanan ini dibotaki dan hanya bisa tertunduk saja.

Para pelaku dijerat dengan pasal bervariasi, mulai dari 365 KUHP, 366, 170 hingga 338 KUHP. (han)





Berita Terkait: