Rabu, 13 Desember 2017

Headlines:

Wawancara  |   Profil  |  Crime Story  |  Investigasi  Tips Suara Pembaca 

You are here: Home Bunuh / Anirat Polisi Sebut Pembunuh Afita Kabur ke Lampung

Polisi Sebut Pembunuh Afita Kabur ke Lampung

Surel Cetak PDF
269 readings

Ilustrasi

PORTALKRIMINAL.COM - JAKARTA:  Pihak kepolisian akhirnya mengetahui identitas pelaku pembunuhan terhadap Afita (13, dan kini sedang diburu. Bocah tersebut tewas mengenaskan di rumahnya di Jalan Safir Nomor 120, RT 3 RW 7, Kedaung Kaliangke, Cengkareng, Jakarta Barat, dengan kondisi kaki dan lehernya diikat dengan tali plastik, Sabtu malam (3/6).

"Jadi pelaku ini lari ke Lampung sedang kita buru kita cari dan kita sudah tau identitasnya. Dan diupayakan kita tangkap," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin (5/6).

Kata Argo, pelaku merupakan kerabat dari keluarga korban. "(Pelaku) Orang dekat. Teman lah di situ atau minimal tau," katanya.

Sementara itu, Argo sendiri belum mengetahui hasil dari forensik. Sebab, diduga Afita diperkosa dan dibunuh oleh pelaku.

"Nanti Dokter forensik yang lebih tau, kita tunggu nanti ya," akhirnya.

Sebelumnya, sesosok mayat anak perempuan ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya di Jalan Safir Nomor 120, RT 3 RW 7, Kedaung Kaliangke, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu malam (3/6). Diketahui bocah itu bernama Afita (13).

Kanit Reskrim Polsektro Cengkareng, AKP Poltar L. Gaul mengatakan, penemuan mayat tersebut berawal ketika kakek korban yang bernama Suhada mencoba masuk rumah. Namun tidak ada seorang pun di dalam.

"Setelah masuk dan dicek seluruhnya, lalu naik di lantai dua, kakek nya ini menemukan korban sudah tewas dengan kondisi kaki dan lehernya diikat dengan tali plastik dengan posisi miring," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (4/6).

Lalu si kakek ini berteriak dan didatanginya oleh warga. Setelah itu, kata Poltar, pihaknya segera mendatangi lokasi kejadian.

Afita diduga kuat korban pembunuhan yang disertai dengan kejahatan seksual pemerkosaan. Namun polisi belum mau menjelaskan motif pembunuhan ini.

"Kami kemarin olah tempat kejadian perkara (TKP). Saat ini kita masih melakukan penyelidikan mengenai hal itu, nanti diinfokan ya," katanya. (jak)




Berita Terkait: