Sabtu, 16 Desember 2017

Headlines:

Wawancara  |   Profil  |  Crime Story  |  Investigasi  Tips Suara Pembaca 

You are here: Home Curanmor Melawan, Dua Begal Ditembak Polres Tangsel

Melawan, Dua Begal Ditembak Polres Tangsel

Surel Cetak PDF
91 readings

Ilustrasi

PORTALKRIMINAL.COM - JAKARTA:  Tim Vipers Polres Tangerang Selatan membekuk dua begal bernama Cebi Santoni, 27 tahun dan Rudi Hartono, 20 tahun,  yang kerap beraksi di kawasan Tangerang Selatan (Tangsel). Keduanya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas lantaran melawan saat dilakukan penangkapan.

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Ahmad Alexander mengatakan, peristiwa itu terjadi saat pihaknya melakukan patroli di perumahan Harapan Kita, Tangerang, Jumat (17/11/2017) malam.

Saat itu, anggota melihat adanya dua sepeda motor yang gerak geriknya mencurigakan.

"Team Vipers sedang melaksanakan observasi wilayah rawan Curanmor di Jalan Raflesia Perum Harapan Kita, kemudian mendapati 2 orang pengendara sepeda motor yang mencurigakan karena sedang menghimpit sebuah kendaraan bermotor roda dua," ujar Ahmad melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (18/11/2017).

AKP Ahmad menambahkan, melihat kejadian tersebut anggotanya berusaha menghentikan aksi pembegalan itu. Namun, kedua pelaku malah mencoba melawan petugas dengan berusaha mengeluarkan senjata api yang berada di pinggangnya.

Melihat hal tersebut, lanjut AKP Ahmad, petugas mengeluarkan tembakan peringatan ke udara.

"Kedua pelaku tidak mengindahkan peringatan dan mencoba kabur sehingga personel Team Vipers menabrakkan mobil yang digunakan untuk surveilance ke kendaraan yang digunakan pelaku," ucap dia.

Meski telah ditabrak, kedua pelaku tetap melakukan perlawanan. Akhirnya, petugas menembak Cebi dan Rudi di bagian kakinya.

"Saat dilakukan penggeledahan ditemukan 1 pucuk Senjata api berikut 3 butir peluru, 2 bilah pisau dan 4 buah kunci leter T," kata AKP Ahmad.

Selanjutnya, kedua pelaku langsung dibawa ke RSUD Tangerang Selatan untuk mendapat perawatan.

"Pelaku sudah melakukan 7 kali kejahatan pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Tangerang Selatan dan 5 kali di wilayah hukum Polresta Tangerang (Polda Banten)," ujarnya.(gan)








Berita Terkait: