Jumat, 15 Desember 2017

Headlines:

Wawancara  |   Profil  |  Crime Story  |  Investigasi  Tips Suara Pembaca 

You are here: Home Gelap / Tipu Waspada Tertipu Usaha Rental Mobil Palsu

Waspada Tertipu Usaha Rental Mobil Palsu

Surel Cetak PDF
147 readings

portalkriminal_kotak.jpg

PORTALKRIMINAL.COM - JAKARTA:  Masyarakat diminta untuk berhati-hati dalam usaha mobil rental. Baru-baru ini, Tim Unit III Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan menangkap Egyn Setiarso Wibowo alias Ori Zalesmana, 26 tahun, pelaku penipuan dan penggelapan puluhan mobil dengan modus rental.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Bismo Teguh Prakoso mengatakan, pelaku berhasil menipu 50 orang dengan total 80 mobil. Kejahatan itu dilakukan sejak Desember 2016 sampai Agustus 2017 lalu.

AKBP Bismo menjelaskan, pelaku sengaja membuka usaha rental bernama 'Bahri Jaya' untuk memuluskan aksinya. Modus pelaku adalah dengan berpura-pura mengajak para korban untuk menitipkan mobil mereka di usaha rentalnya.

Pelaku menawarkan keuntungan Rp4,5-6 juta tiap bulannya kepada korban. Tapi, seluruh mobil rekan usahanya itu tidak dikelola untuk rental, melainkan digadaikan di daerah Saketi, Pandegelang, Banten.

Pelaku mendapat Rp20-30 juta per mobil dari hasil gadai tersebut. Total uang yang ia peroleh mencapai Rp1,4 miliar.

"Tiga bulan pertama, keuntungan yang dijanjikan berjalan lancar. Setelah tiga bulan, tidak ada kabar lagi (kepada korban)," kata AKBP Bismo di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu 27 September 2017, kemarin.

Uang hasil gadai itu digunakan oleh pelaku untuk menutupi keuntungan yang pernah dijanjikan pada para korban, agar percaya dengan usahanya. Sisanya dipakai untuk berfoya-foya.

Dalam pengungkapan ini, petugas menyita barang bukti yakni mobil Honda Mobilio, Toyota Sienta, Toyota Avanza, kartu nama CV Bahari Jaya, KTP Palsu, SIM palsu, kuitansi tanda terima dan Kartu Keluarga.

Atas kejahatannya itu, pelaku diancam dengan Pasal 378 dan 372 KUHP tentang penipuan, dengan ancaman pidana penjara empat tahun.(nur)






Berita Terkait: