Rabu, 22 November 2017

Headlines:

Wawancara  |   Profil  |  Crime Story  |  Investigasi  Tips Suara Pembaca 

You are here: Home Gelap / Tipu Tiga Pencuri Spesialis Perkantoran dan Minimarket Ditembak Polres Jakarta Selatan

Tiga Pencuri Spesialis Perkantoran dan Minimarket Ditembak Polres Jakarta Selatan

Surel Cetak PDF
96 readings

Ilustrasi

PORTALKRIMINAL.COM - JAKARTA:    Tiga pelaku pencurian spesialis perkantoran dan pertokoan berinisial MM, 47 tahun, W, 36 tahun, dan AS, 30 tahun, ditembak karena melawan saat ditangkap petugas Polres Metro Jakarta Selatan. Adapun tempat terakhir yang disatroni mereka ini ialah restoran Dominos Pizza, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Bismo Teguh mengatakan, komplotan pencuri ini berjumlah lima orang, tiga di antaranya ditangkap polisi, sedang dua orang lainnya tengah diburu. Komplotan ini merupakan spesialis pencurian di perkantoran dan mini market.

"Pelaku sehari-hari ada yang bekerja sebagai sebagai tukang pecel dan tukang ojek. Penghasilannya kurang sehingga melakukan pencurian itu, sudah belasan kali mereka beraksi. Sebanyak 10 kali di Jakarta Selatan, sisanya di Cikoko, Pondok Gede, dan lokasi lainnya," ujar AKBP Bismo pada wartawan di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (19/10/2017) kemarin.

Menurut AKBP Bismo, setiap beraksi pelaku selalu menggunakan mobil sewaan yang mana sudah disita jajaran Polsek Metro Pesanggrahan. Barang bukti yang diamankan polisi dari penangkapan ketiga pelaku itu berupa dua gunting besi, tiga gunting biasa, satu linggis, satu kunci letter T, dua gergaji besi, sejumlah komputer hasil kejahatannya, monitor, keyboard, dan brangkas.

"Modusnya, pelaku membobol gembok ruko dengan gunting besi, membobol ruko itu dengan linggis, lalu mengambil semua komputer kantor. Kalau ada brankas diambil juga karena ada uang Rp5 juta yang kami amankan, katanya dari dalam brangkas," tutur AKBP Bismo.

Dalam melakukan aksi kejahatannya itu, pelaku melakukan persiapan dengan matang. "Pelaku kami tembak kakinya karena melawan saat hendak ditangkap, satu pelaku masih dirawat di RS Polri. Ketiganya kami jerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara," katanya.(han)




Berita Terkait: