Sabtu, 16 Desember 2017

Headlines:

Wawancara  |   Profil  |  Crime Story  |  Investigasi  Tips Suara Pembaca 

You are here: Home Judi / Susila Polisi Temukan Sperma di Kemaluan Bocah di Cengkareng

Polisi Temukan Sperma di Kemaluan Bocah di Cengkareng

Surel Cetak PDF
359 readings

portalkriminal_kotak.jpg

PORTALKRIMINAL.COM - JAKARTA: Polisi sebut kalau ditemukan sperma dikemaluan Afita. Bocah berumur 13 tahun itu ditemukan tewas dengan leher dan kakinya diikat oleh tali plastik, di rumahnya di Jalan Safir Nomor 120, RT 3 RW 7, Kedaung Kaliangke, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu malam (3/6).

"(Diperkosa atau dibunuh dulu?) Itu nanti hasil laboratorium. Yang jelas korban diperkosa. Karena ada terjadi memar dan pendarahan di alat vital, iya sperma," ujar Kapolres Jakarta Barat Kombes Roycke Harry Langie, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (7/6).

Katanya, hingga kini pihaknya masih memburu pelaku yang diduga lari ke luar pulau Jawa.

"Pelaku kan masih satu orang itu, yang berinisial W itu. Tentunya kan kalau proses penyelidikan itu kan rahasia tempatnya. Tapi yang jelas, kami sudah tau ya. Tinggal tunggu waktunya aja sama doa rekan rekan lah," tandasnya.

Sebelum, sesosok mayat anak perempuan ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya di Jalan Safir Nomor 120, RT 3 RW 7, Kedaung Kaliangke, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu malam (3/6). Diketahui bocah itu bernama Afita (13).

Kanit Reskrim Polsektro Cengkareng, AKP Poltar L. Gaul mengatakan, penemuan mayat tersebut berawal ketika kakek korban yang bernama Suhada mencoba masuk rumah. Namun tidak ada seorang pun di dalam.

"Setelah masuk dan dicek seluruhnya, lalu naik di lantai dua, kakek nya ini menemukan korban sudah tewas dengan kondisi kaki dan lehernya diikat dengan tali plastik dengan posisi miring," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (4/6).

Lalu si kakek ini berteriak dan didatanginya oleh warga. Setelah itu, kata Poltar, pihaknya segera mendatangi lokasi kejadian.

Afita diduga kuat korban pembunuhan yang disertai dengan kejahatan seksual pemerkosaan. Namun polisi belum mau menjelaskan motif pembunuhan ini.

"Kami kemarin olah tempat kejadian perkara (TKP). Saat ini kita masih melakukan penyelidikan mengenai hal itu, nanti diinfokan ya," katanya. (nur)







Berita Terkait: