You are here: Home Kriminal Daerah Korban Pengeroyokan KTB97 di Lapangan Futsal Akhirnya Menerima Uang Perdamaian

Korban Pengeroyokan KTB97 di Lapangan Futsal Akhirnya Menerima Uang Perdamaian

Surel Cetak PDF
896 readings

portalkriminal_kotak.jpg

PORTALKRIMINAL.COM - KOTABARU, KALSEL: Heriyadi alias Heri Boke pengurus AFK yang juga menjabat sebagai manager tim BSM (Bakhit Sayang Mama) / korban pengeroyokan berdarah akhirnya menerima perdamaian dari kelima pelaku  pemain futsal tim KTB97 yang mengeroyok  nya (Amirudin, M.Ramli, A.Meidy Anwar, Andri Darma K, Ahmad Junaidi), tidak hanya berma'afan heri juga mendapatkan uang perdamaian.

Baca Juga halaman Sebelumnya : http://portalkriminal.com/index.php/event/43841-pengurus-afk-dikeroyok-pemain-ktb97-di-lapangan-saat-pertandingan-futsal

Melalui pesan singkat Whatsapp jam 00.31 kamis (15/06) ketua AFK H. Dedi Sunardi, MBA (Asosiasi Futsal Kotabaru) mengirimkan foto kuitansi tanggal 14 Juni 2017 perdamaian sebesar Rp. 2.000.000,- dengan isi kalimat nya bahwa (pembayaran dari Tim KTB97 kepada Ahmad Heriyadi atas peristiwa keributan pada Turnamen HDS Ramadhan Cup tanggal 12 Juni 2017 jam 23.30 Wita dan sekaligus biaya cabut berkas laporan ke Kepolisian atas peristiwa tersebut).

sehari sebelumnya menurut keterangan Abdurrahman alias Ojot menghubungi awak media melalui via telepon  rabu (14/06) jam 00.14 sulitnya mencari dan berkomunikasi dengan Korban setelah Mediasi sebelumnya tidak berhasil, agar mencabut Laporan di Kepolisian H. Dedi Sunardi, MBA memintanya untuk mencari Heri, karena handphone heri tidak aktif, sehingga Ojot pun juga mengerahkan teman temannya untuk mencari, padahal harinya sudah tengah malam, tapi akhirnya Korban dapat di temukan di area pasar. melalui telpon teman saya akhirnya Heri mau berbicara dan Meminta Uang perdamaian sebanyak Rp. 2.000.000,- (Dua Juta Rupiah) secara keseluruhan itupun sudah termasuk biaya pengobatan, besok pagi akan kami selesaikan. Ungkapnya

Teman korban semasa di bangku sekolah, Fauzi Fakhriza alias Izak mengatakan (14/06) bahwa dirinya diminta korban untuk memediasi, korban mengatakan yang permintaan dua juta itu maksudnya perorang ganti rugi yang memukul bukan keseluruhan, mungkin salah komunikasi itu sama Ojot, Korban juga mengatakan nanti sampai sore kalau tidak ada Aldi (Ketua panitia turnamen Fiskal HDS Cup 2017) menelpon atau menghubungi korban sendiri yang akan kasih tau lebih jelasnya, korban itu plin plan, di pinggir jalan saya sendiri telah ketemu Aldi, dan saya tidak mau ikut campur lagi urusan ini, nanti saya kena imbasnya,Paparnya. (hh)




Berita Terkait: