You are here: Home Kriminal Daerah Narapidana Tewas, Diduga Bunuh Diri di Lapas

Narapidana Tewas, Diduga Bunuh Diri di Lapas

Surel Cetak PDF
353 readings

Ilustrasi

PORTALKRIMINAL.COM - KOTABARU, KALSEL: Setelah menjalani kurang lebih 8 hari di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kotabaru (LAPAS) Kamis 3 Agustus 2017 pukul 21.10 wita. Seorang Tahanan kasus tentang kesehatan pasal 197 UU RI no.36 Tahun 2009 telah dinyatakan meninggal dunia pada pukul 21.30 wita di Rumah Sakit Umum Kotabaru (RSU) Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru.

Tahanan tersebut bernama Rusmadi Bin Lister (ALM) Berumur 42 Tahun Jenis Kelamin Laki-laki warga negara Indonesia pekerjaan Wiraswasta dengan Alamat Desa Bangkalan Dayak Rt.04 Kecamatan Kelumpang Hulu Kabupaten Kotabaru.

Berdasarkan Kronologis kejadian, setelah mendapatkan laporan dari Komandan jaga saat itu tentang adanya tahanan yang melakukan upaya bunuh diri dengan cara mengikat sehelai kain berwarna orang dibagian leher Rusmadi bin Lister (ALM) kemudian ditindak lanjuti segera dengan segera melapor kepada atasan Langsung (Ka. KPLP). Setelah itu Ka. KPLP melaporkan kepada Kalapas dan selanjutnya melaporkan ke Polres Kotabaru. Kemudian korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Kotabaru Daerah (RSUD) untuk dilakukan pemeriksaan.

Setelah pemeriksaan dilakukan dari hasil penelitian kemudian tidak dijumpai unsur penganiyaan atau kekerasan lainnya, kematian semata-mata kerena dileher terdapat kain berwarna Orange yang diikat, kepala rambut panjang 5 Cm, mulut tidak ada pendarahan, mayat kaku belum nampak, leher tidak ada bekas jeratan tali, tetapi penis terdapat cairan bening dikemaluan.

Ketika dikompirmasi KaLapas Samsul Arifin Oleh media di Lapas kelas II B Kotabaru, ternyata KaLapas sedang berada diluar daerah, kemudian di Hubungi melalui Via Telpon (WA) dengan keterangan tertulis menjelaskan, "Kalau kelengahan petugas tidak ada karena dia mati di dalam kamar mandi blok A5 teman-tamannya tidak ada, yang tahu jua kalau kada ada yang mau kencing, lalu di bukanya pintu kamar mandi rupanya dia sudah dilantai tidak sadarkan diri lagi, tadi malam polisi sudah ke tkp memeriksa saksi, kalau ada penganiayaan,  akan tetapi tidak ada bekasnya cuma ada dikeningnya bengkak dan telinga tergores sedikit mungkin dia kena serangan jantung kah saat dikamar mandi, tapi ada cairan yang keluar dari kemaluannya, polisi juga belum menyimpulkannya, dan malam itu tidak ada tanda-tanda teriakan atau penganiayaan, "ujarnya.

Begitu pula Ka. KPLP Rahmad Pijati SH mengatakan, "korban selama berada dalam tahanan sipatnya pendiam dan juga tidak berbaur dengan para tahanan lain, korban ketika ditemukan salah satu napi yang melihat tangan dikamar mandi blok A5 lalu teriak memanggil Komandan jaga dikira korban pinsan lalu kami bawa ke kelinik untuk dilakukan pertolongan, seterusnya dibawa kerumah sakit, "ungkapnya.(MUD).




Berita Terkait: