Rabu, 22 November 2017

Headlines:

Wawancara  |   Profil  |  Crime Story  |  Investigasi  Tips Suara Pembaca 

You are here: Home Penculikan Ingin Beli HP, Samsul Bahri Nekat Culik Bocah 3 Tahun

Ingin Beli HP, Samsul Bahri Nekat Culik Bocah 3 Tahun

Surel Cetak PDF
56 readings

borgol4.jpg

PORTALKRIMINAL.COM - JAKARTA:    Seorang pria pengangguran ditangkap usai menculik bocah berusia 3 tahun kemudian dijual di kawasan Kronjo, Banten. Tersangka Samsul Bahri,27 tahun nekat menculik bocah, RS alias ALF, di Muara Baru Tembok Bolong, Penjaringan, Jakarta Utara lantaran ingin membeli handphone baru. Pelaku menjual bocah tersebut kepada pasangan suami istri AK dan HL sebesar Rp 4 juta di rumahnya di kawasan Kronjo, Tangerang, Banten.

“Pelaku berbohong mengaku kepada pasutri bahwa korban anak telantar dan tidak punya orangtua,” kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Dwiyono, Senin (30/10/2017).

Dari hasil pengembangan, Samsul kemudian dibekuk Tim Resmob Polsek Metro Pademangan dipimpin Kompol Rahmad Sujatmiko di tempat persembunyiannya di kawasan Cianjur, Jawa Barat.

“Pelaku kami tangkap lagi tidur nginap di rumah temannya di kawasan Cianjur,” ujarnya. Dari pelaku polisi menyita uang hasil penjualan bocah sisa Rp 1,7 juta termasuk dibelikan handphone. Selain itu juga diamankan pakaian yang dikenakan pelaku termasuk tas warna biru. “Jadi pelaku membawa korban dari TKP menggunakan taksi langsung ke kawasan Kronjo Banten, biayanya Rp 400 ribu,” tukas Kapolres didampingi Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Anwar Haidar.

Peristiwa penculikan bocah tersebut terjadi pada Senin (23/10). Korban saat itu sedang bermain di depan rumahnya, sedangkan ibunya sedang menyelang air di dalam rumah. Sementara ayah korban bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) dan jarang pulang. Usai memandikan anaknya, sekitar pukul:08.00 WIB pelaku mendatangi rumah korban. Melihat korban habis mandi, pelaku kemudian mengajak korban membeli jajajanan dengan memberitahukan Ibu korban.

“Pok anaknya saya ajak beli jajanan ya,” ingat Ibu korban saat pelaku mengajak anaknya keluar. Ibu korban tidak curiga karena pelaku kerap berada dilokasi dan kadang tidur digang rumah warga.

Samsul tersangka penculik AM, kemudian kembali masuk rumah dengan mengisi bak air mandi. AM mulai curiga karena anaknya tak kunjung balik. Ia kemudian mencari ke tetangga di sekitar rumahnya namun tak ada hasil hingga tengah malam. Karena itu, AM lalu melaporkan anaknya yang hilang ke Mapolsek Metro Penjaringan. Dari keterangan Ibu korban, petugas mendapatkan ciri-ciri orang yang terakhir bersama anaknya. Tim Resmob lalu melakukan penyelidikan hingga mendapatkan informasi bahwa pelaku ada di daerah Cianjur.

“Saat anggota kami ke Cianjur, kami temukan hanya korban yang berada di rumah pasutri AK dan HL. Sementara pelakunya tidak ada. Pelaku tetangga dengan AK dan HL” sambung Kapolsek. Dari keterangan pasutri AK dan HL petugas lalu melakukan pengembangan dan menciduk pelaku tampa perlawanan di Cianjur.

“Jadi pasutri itu telah ditipu pelaku karena bilang korban anak yatim piatu,” jelasnya.

“Pengakuan pelaku uang hasil menjual bocah itu dipakai beli handphone dan beli minuman keras (miras) dan ongkos ke Cianjur,” ucapnya.(gan)






Berita Terkait: