Rabu, 22 November 2017

Headlines:

Wawancara  |   Profil  |  Crime Story  |  Investigasi  Tips Suara Pembaca 

You are here: Home Penculikan Polda Metro Tangkap 2 Pelaku Penculikan Bocah WN Korea

Polda Metro Tangkap 2 Pelaku Penculikan Bocah WN Korea

Surel Cetak PDF
98 readings

borgol_oke.jpg

PORTALKRIMINAL.COM - JAKARTA:   Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menemukan Ko Hoin, bocah WN Korea yang dilaporkan telah diculik. Bocah berusia 10 tahun itu ditemukan di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Selatan.

"Korban sudah kami temukan dalam keadaan sehat dan dua pelaku juga sudah ditangkap di dua tempat berbeda," ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan kepada wartawan, Kamis (2/11/2017).

AKBP Hendy F Kurniawan mengatakan, kedua pelaku penculikan anak warga Korea Selatan berinsial KH sempat meminta tebusan senilai 150 juta won atau setara Rp1,8 miliar kepada orangtua korban.

"Kedua pelaku bernama, Baik Jongwon dan Sea Songwon ini sempat meminta tebusan 1,8 miliar kepada orangtua KH," ujar AKBP Hendy.

Kedua pelaku ditangkap di dua tempat berbeda. Pelaki Baik Jongwon ditangkap di salah satu hotel di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, sedangkan Sae Song Wong ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Menurutnya, pelaku Baik Jongwon melalui istrinya di Korea Selatan, menemui langsung orangtua korban KH, untuk mentransfer uang. Orangtua korban pun mentransfer sebanyak dua kali. Tanggal 25 Oktober 2017, orangtua korban sebanyak Rp50 juta won dan tanggal 31 Oktober sebanyak Rp100 juta won.

"Jadi total dirupiahkan senilai 1,8 miliar. Untuk cerita bagaimana sehingga bisa mentransfer, tentunya pihak Kepolisian Korea Selatan yang melakukan investigasi penculikan tersebut. Kami hanya melalukan bantuan penangkapan terhadap pelaku dan menyelamatkan korban," tuturnya.

Pengakuan, korban KH mengatakan tidak merasa jadi korban penculikan. Korban KH diajak liburan oleh anak-anak pelaku Baik Jongwon. "Sedangkan, handphone korban disimpan oleh Sea Songwon sehingga orangtua tidak bisa komunikasi," katanya.

Sekadar diketahui, kasus penculikan anak di bawah umur ini berawal dari laporan utusan Kedutaan Besar Korsel ke Polda Metro Jaya. KH, anak yang masih berusia 10 tahun diduga diculik para pelaku dari negara asal dan diterbangkan ke Jakarta, Indonesia. (gan)




Berita Terkait: