You are here: Home Penghinaan Merasa Dihina Lewat Facebook, Pengusaha Walet Laporkan Rekan Bisnis ke Polda Metro

Merasa Dihina Lewat Facebook, Pengusaha Walet Laporkan Rekan Bisnis ke Polda Metro

Surel Cetak PDF
89 readings

portalkriminal_kotak.jpg

PORTALKRIMINAL.COM  - JAKARTA:  Pengusaha burung walet melaporkan rekan bisnisnya karena tuduhan melakukan pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan di media sosial facebook.



Edi Yanto melaporkan Har alias Ag ke Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/777/II/201/PMJ/Dit Ditreskrimsus 13 Februari 2017.

Har dijerat pasal 310 KUHP, 311 KUHP serta pasal 27 ayat 3 jo pasal 45 ayat 3 UU RI nomor 19 tahun 2016 atas perubahan UU RI no 11 tahun 2008 tentang transaksi informasi dan Transaksi eletronik (ITE).

Edi Yanto mengatakan, kasus ini bermula ketika ia dengan Har menjalankan bisnis jual beli sarang burung walet.

Namun dalam perjalanannya, Har tidak membayarkan kewajiban hingga dilaporkan ke Polsel Metro Penjaringan, karena dugaan penggelapan dan penipuan.

Namun, setelah disepakati, keduanya akhirnya berdamai, Har pun membayarkan kewajibannya pada Edi Yanto.

"Karena Handra sudah membayar hutangnya sebesar Rp100 juta kami akhirnya berdamai dan sepakat mencabut laporan," kata Edi.

Edi Yanto pun mengaku geram dengan ulah Har usai kesapakatan damai tersebut. Sebab, Har justru melakukan pencemaran nama baik dan dugaan penghinaan di facebook.

Kala itu, Handra justru menposting gambar serta tulisan dan menyebut Edi sebagai penipu.

Merasa tidak senang, Edi melaporkan Har ke subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Bahkan, dalam percakapan di media sosial Handra juga menjelekan polisi usai ditetapkan sebagai tersangka.

"Saya berharap polisi segera menuntaskan kasus ini. Apalagi terlapor juga sudah menjelek-jelakan polisi. Saya minta memprosesnya sesuai hukum yang berlaku," kata Edi.

Har sendiri sudah dipanggil polisi pada 11 September kemarin. Rencana pada Jumat 22 September ia juga akan kembali diperiksa dengan status sebagai tersangka.

Sementara Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Roberto Pasaribu menegaskan, kepolisian akan menuntaskan kasus dugaan pencemaran nama tersebut, termasuk dugaan penghinaan terhadap polisi.

"Iya, kami masih menyelidiki kasus ini, termasuk itu (dugaan penghinaan terhadap polisi," pungkas AKBP Roberto. (han)




Berita Terkait: