Sabtu, 19 Agustus 2017

Headlines:

Wawancara  |   Profil  |  Crime Story  |  Investigasi  Tips Suara Pembaca 

You are here: Home Peras / Ancam Pria Ini Diamankan Polisi Karena Palak Warung dengan Senjata

Pria Ini Diamankan Polisi Karena Palak Warung dengan Senjata

Surel Cetak PDF
210 readings

perampok_bersenjata_api.jpg

PORTALKRIMINAL.COM - JAKARTA:  Subunit Reskrim Polsek Tambora amankan pelaku pemerasan ancaman dengan menggunakan senjata jenis air gun, sebagaimana diatur Pasal 368 KUHP sub Pasal 1 ayat 1 UU Darurat No 12 Tahun 1951. Pelaku bernama Aditya July alias July saat itu memeras sebuah warung.

"Jadi kejadian pada Minggu (7/5), sekitar pukul 08.30 WIB di Pasar Angke RT 012 RW 04, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat," ujar Kapolsek Tambora Kompol Muhamad Syafe'i, Senin (8/5).

Kata Syafe'i, kejadian berawal saat Eni Setyowati pemilik warung didatangi pelaku dengan tujuan meminta uang Rp 100.000 dengan nada mengancam. "Namun ketika itu si Eni tidak memberinya, sehingga pelaku marah marah ngamuk dengan memberantakan dagangan warungnya," katanya.

Ketika pelaku sedang mengamuk, lanjutnya, tiba-tiba masuk ke dalam warung seorang laki laki bernama saksi bernama Resdiyana Yusuf meminta pelaku untuk pergi. "Namun pelaku ketika itu tetap tidak mau pergi dari warung, hingga terjadi keributan," katanya.

"Karena si Eni ini ketakutan khirnya pelaku diberinya uang sesuai permintaannya sebanyak Rp 100.000. Sebab pelaku ngamuk dan Eni melihat adanya senjata api dipinggang sebelah kanannya," sambungnya.

Lebih lanjut Syafi'i mengatakan, usai kejadian tersebut, Yusuf melaporkan hal tersebut kepolisian. Hingga akhirnya pelaku dapat diringkus berserta barang bukti.

"Saat di Jalan Tubagus Angke dekat tanjakan play over terlihat pelaku dan langsung kita ringkus. Ketika dilakukan penggeledahan pada badannya kedapatan barang bukti berupa senpi tersebut diselipkan di pinggang sebelah kanannya. Barang bukti Rp 100.000, 1 pusuk air gun, tiga peluru, dan dua tabung gas senjata air gun. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan," pungkasnya. (gan)





Berita Terkait: