Sabtu, 16 Desember 2017

Headlines:

Wawancara  |   Profil  |  Crime Story  |  Investigasi  Tips Suara Pembaca 

You are here: Lantas Razia, Samsat Jakarta Utara Tilang Belasan Pengemplang Pajak Kendaraan Bermotor

Razia, Samsat Jakarta Utara Tilang Belasan Pengemplang Pajak Kendaraan Bermotor

Surel Cetak PDF
77 readings

AKP Marthinus Adhithya, SIK. (kanan)

PORTALKRIMINAL.COM - JAKARTA:Polda Metro Jaya yang diwakili jajaran Samsat Jakarta Utara dan Satlantas Wilayah Jakarta Utara bekerja sama dengan pihak Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Prov DKI Jakarta serta Jasa Raharja dan Bank DKI menggelar Operasi Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas dengan sasaran kendaraan yg tidak memiliki bukti pengesahan STNK tahunan.


Dalam operasi yang digelar, Jumat (8/11/2017) tersebut, sebanyak 13 Kendaraan Roda Empat dan 11 Roda Dua dilakukan Penindakan.

“Dalam Ops ini, kami memeriksa 57 Kendaraan Roda Empat dan 89 Kendaraan Roda Dua. Dari jumlah tersebut, 13 roda empat dan 11 Roda dua dilakukan penindakan karena belum melakukan pengesahan STNK tahunan alias mati pajaknya,” ungkap Kanit Samsat Jakarta Utara AKP Marthinus Adhithya, SIK.

“Dalam Operasi ini, kami juga menyediakan loket mobile melalui layanan Samsat Keliling bagi pengendara yang hendak melakukan pembayaran pajak tahunan kendaraan. Karena itu, saat penindakan, sebanyak 3 pengguna roda empat dan 2 roda dua langsung melakukan pembayaran di tempat,” sambungnya.

Lanjut AKP Martin, operasi gabungan ini merupakan tindak lanjut dari adanya rekapitulasi data oleh Badan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi DKI Jakarta, dimana banyak pengguna kendaraan bermotor belum memenuhi kewajibannya untuk melakukan pengesahan STNK tahunan dengan melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Karena ini sifatnya terdengar baru bagi masyarakat, penindakan kendaraan yang tidak melakukan pengesahan STNK tahunan ini dilakukan dengan cara yang sangat humanis.


“Penindakan dilakukan utamanya oleh para Polwan. Setelah itu, bagi yang kedapatan melakukan pelanggaran ditindak dan diberi minuman sari buah secara gratis.

Sehingga, walaupun masyarakat yang terkena penindakan, mereka tetap tersenyum dengan keramahan para Polwan,” tutur AKP Martin. Harapanya, Ops Gabungan ini dapat membangun deterrent effect. Sehingga terbangun kesadaran masyarakat untuk membayarkan pajak kendaraannya yang belum dibayar serta melakukan pengesahan STNK Tahunan. (np)




Berita Terkait: