Rabu, 22 November 2017

Headlines:

Wawancara  |   Profil  |  Crime Story  |  Investigasi  Tips Suara Pembaca 

You are here: Lantas Hingga Tiga Hari Operasi Zebra, Sebanyak 25.352 Pengendara Ditilang

Hingga Tiga Hari Operasi Zebra, Sebanyak 25.352 Pengendara Ditilang

Surel Cetak PDF
39 readings

portalkriminal_kotak.jpg

PORTALKRIMINAL.COM - JAKARTA:  Rendahnya kesadaran masyarakat untuk mematuhi rambu lalu lintas saat berkendara terbukti masih banyak pengendara yang terjaring Operasi Zebra Jaya 2017 yang digelar petugas gabungan dari Ditlantas Polda Metro Jaya, TNI, dan Dinas Perhubungan (Dishub).


Selama tiga hari menggelar Operasi Zebra 2017 sejak 1 November 2017 tercatat 28.049 pengendara terjaring razia. Dari total ribuan kendaraan yang ditindak diperoleh rincian, ada 25.352 pengendara kena tilang dan 2.697 orang mendapat teguran.

Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, dibanding tahun sebelumnya jumlah pengendara yang terjaring Operasi Zebra 2017 dalam waktu tiga hari terjadi peningkatan.

Pada saat tiga hari menggelar Operasi Zebra pada tahun 2016 tercatat 19.867 kendaraan terkena razia dengan rincian 17.577 dilakukan tilang dan 2.290 mendapat teguran. “Jika dibanding tahun sebelumnya saat tiga hari menggelar Operasi Zebra terjadi kenaikan hingga 41 persen, dimana tahun 2016 sebanyak 19.687 kendaraan terkena razia sedangkan tahun ini 28.049,” kata AKBP Budiyanto dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (4/11/2017).

Dari total 25.352 kendaraan yang terjaring Operasi Zebra Jaya 2017 dan dilakukan penilangan, terdapat 11.479 pengemudi yang disita Surat Ijin Mengemudi (SIM) nya sebagai barang bukti, sementara Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang disita sebanyak 13.750.

“Sebanyak 123 kendaraan dilakukan penyitaan karena pengemudi tidak bisa menunjukkan surat-surat,” ujar AKBP Budiyanto.

Penyumbang pelanggar lalu lintas terbanyak masih didominasi oleh kendaraan roda dua atau sepeda motor dengan jumlah 17.444, disusul mobil barang 1.524, mobil penumpang 6.072, dan mobil bus 312.

“Kendaraan sepeda motor rata-rata melakukan pelanggaran melawan arus sedangkan roda empat terbanyak melanggar rambu berhenti dan parkir kemudian melanggat marka serta muatan berlebih,” tutur AKBP Budiyanto.

Dari data yang diperoleh, pelanggar masih didominasi oleh karyawan swasta sebanyak 15.800 orang, sopir pribadi 3.698 orang dan pelajar 3.632 orang.

Seperti diketahui, Operasi Zebra kali ini digelar selama dua pekan terhitung sejak tanggal 1 hingga 14 November 2017. Razia kendaraan ini digelar serentak di seluruh Indonesia. (jak)





Berita Terkait: