You are here: Lantas ITW: ATPM dan Showroom Wajib Miliki Sekolah Mengemudi Gratis

ITW: ATPM dan Showroom Wajib Miliki Sekolah Mengemudi Gratis

Surel Cetak PDF
468 readings

Edison Siahaan

PORTALKRIMINAL.COM - JAKARTA: Indonesia Traffic Watch (ITW) mendesak pemerintah untuk mewajibkan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) dan  showroom kendaraan memiliki sekolah atau kursus mengemudi gratis, sebagai bentuk tanggungjawab mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).

"Sudah waktunya ATPM dan Sbowroom kendaraan diwajibkan memiliki sekolah mengemudi gratis," kata ketua presidium ITW, Edison Siahaan, kepada wartawan, Minggu (4/2).

Berdasarkan data empiris , kata Edison, kesemrautan dan kekacauan bahkan kecelakaan lalu lintas di sejumlah kota kota kota besar khususnya Jakarta, kerap dipicu karena perilaku pengendara yg tidak taat aturan, disusul akibat faktor jalan dan kendaraan.

"Nyaris diseluruh ruas jalan ibukota terlihat perilaku yg membahayakan, dari mulai pelanggaran rambu2 hingga melawan arus. Lalu lintas kita adalah potret sebuah bangsa yg belum beradab,"tegas Edison.

ITW mengingatkan agar pemerintah tdk hanya fokus membangun infrastruktur, tetapi lupa membangun kesadaran tertib berlalu lintas masyarakatnya. Secanggih apapun infrastruktur dan sehebat apapun teknologinya, bisa menjadi tdk bermanfaat bahkan justru potensi menimbulkan masalah, apabila masyarakatnya tidak memiliki kesadaran dan ketaatan pada aturan.

Menurut Edison, sekolah atau kursus mengemudi gratis sangat efektif utk merestorasi kesadaran tertib berlalulintas masyarakat. Lewat sekolah atau kursus mengemudi gratis akan lahir sumber daya manusia yg berkualitas yg kemudian dijadikan sebagai pelopor-pelopor keselamatan berlalu lintas.

Oleh karena itu, ITW mendesak pemerintah agar meminta  Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) utk mengkoordinir agar setiap ATPM dan Shoowroom diwajibkan memiliki sekolah atau kursus mengemudi gratis.

"Mengikuti pelatihan ttg keselamatan lalu lintas serta kemampuan menggunakan kendaraan bermotor di jalan raya menjadi persyaratan untuk membeli kendaraan, " ujar Edison.

Lebih lanjut Edison menjelaskan, semua pihak khususnya ATPM hrs bertanggung jawab utk meningkatkan kesadaran dan kemampuan serta keterampilan sebelum menjalankan aktivitas dan menggunakan kendaraan bermotor di jln raya.

Pemerintah harus memastikan bahwa setiap pengguna kendaraan di jln raya sdh memiliki keterampilan, kepekaan dan kepedulian terhadap keselamatan diri pengemudi sendiri maupun orang lain sebagai sesama pengguna jalan.

" Pelatihan di sekolah atau kursus mengemudi gratis menjadi bagian awal dari proses utk memiliki Surat Izin Mengemudi atau SIM," kata Edison. (han)




Berita Terkait: