Rabu, 22 November 2017

Headlines:

Wawancara  |   Profil  |  Crime Story  |  Investigasi  Tips Suara Pembaca 

You are here: Meja Hijau Pertarungan Daniel Direktur PT BAAS Melawan Seng-Seng Mitra HiNO

Pertarungan Daniel Direktur PT BAAS Melawan Seng-Seng Mitra HiNO

Surel Cetak PDF
210 readings

Henry Daniel Setya

PORTALKRIMINAL.COM - BANJARMASIN, KALSEL:  Henry Daniel Setya Direktur PT Berkah Anugerah Abadi Sejahtera (BAAS), Kamis 26 Oktober 2017 menghadiri sidang mediasi atas Surat Gugatan Wan Prestasi No 85/Pdt.G/2017/PN.Bjm di Pengadilan Negeri Banjarmasin yang diajukan oleh penggugat Yeyen Hardiansyah Direktur PT Prima Energi Multi Trading atas utang piutang antara perusahaan Daniel dan perusahaan yang dimiliki oleh Robertus Bambang Gunawan secara dengan akta notaris Gaby Siantori SH.


Berdasarkan Surat Pemberitahuan tanggal 20 November 2011 Tertanda Pandu Setia Sukmajaya, Perampasan 30 Unit Dump Truck Hino FM 260 dan FM 320 milik Henry Daniel Setya tersebut didasari adanya Surat pengakuan Utang kepada Robertus Bambang Gunawan SH MM selaku Pribadi No 02.H/PH/VII/2011 senilai Rp 3,3 Milliar & No 03.H/PH/VII/2011 senilai Rp 7,9 Milliar tertanggal 16 Juli 2011.

Dimana Nilai Utang tersebut dijanjikan akan diberikan setelah Henry Daniel Setya serterimakan 36 Lembar BG Jaminan Pembayaran kepada sdri Rina yang berkantor di Restaurant Rempah Wangi, Jl Fatmawati Jakarta pada tanggal 15 Agustus 2011 namun Faktanya Nilai Utang tersebut tidak pernah diberikan sehingga Henry Daniel Setya tidak mengisi BG Jaminan, terkait hal ini apabila Robertus Bambang Gunawan dan Pandu Setia Sukmajaya tidak mengembalikan Armada saya dan atau memberikan ganti rugi uang senilai pinjaman dijanjikan Total Rp 11,2 Milliar selambatnya 31 Oktober 2017 maka Daniel akan melakukan upaya hukum

Bahwa Daniel tidak pernah setuju terhadap Surat Pemberitahuan PT PEMT tertanggal 22 Maret 2012 hal
1.  Terhadap penyerahan 5 Unit Dump Truck Rp. 3,35 Milliar oleh karena sesungguhnya Winarman Halim alias Seng-Seng HiNO patut diduga melakukan Penggelapan BPKB Dump Truck HiNO yang dibeli Daniel dari PT MPM dan terkait Unit Dump Trucknya diambil dari lapangan oleh Preman PT Cakrawala Putra Bersama bernama Ardiansyah dkk.

2.  Terhadap Uang Pembayaran Apartment Regatta milik Daniel Rp. 6,5 Milliar oleh karena pada tanggal 15 Januari 2012 Draft Perjanjian Jual Beli Apartment ditandatangani Daniel berupa blanko kosong dan melalui LBH Kosgoro dan Developer Badan Kerjasama Mutiara Buana Daniel berulang kali menolak telah menjual Apartment Regatta miliknya kepada Winarman Halim terlebih lagi jika Uang Pembayaran ditransfer ke Rekening PT PEMT sebagai alat pemotong utang Daniel atau PT BAAS kepada PT PEMT

Daniel mengakui memiliki utang sebagaimana perhitungan tertanggal 8 Agustus 2011 atas transaksional dari bulan November 2010 - Febuari 2011 senilai Rp 17,5 Milliar akan tetapi atas nilai utang ini telah Daniel bayarkan dari bulan Desember 2010 - Maret 2011 sesuai bukti transfer ke rekening PT PEMT dan PT MPM (HiNO) total sejumlah Rp 19,4 Milliar sehingga sedianya Daniel malah memiliki Piutang atau Lebih Bayar sebesar Rp 1,9 Milliar dimana hal ini dipertegas dengan rekaman audio video atas Tanda Terima Pembayaran oleh B Halomoan Sianturi SH selaku Kuasa Hukum PT PEMT tertanggal 21 Juli 2017 di HSP Law Firm

Sadar bahwa Daniel atau PT BAAS tidak memiliki Utang maka pada tanggal 28 Juli 2017 Legal PT PEMT Robby Akhadiat mengembalikan Surat Tanah dan Bangunan, Akta Jual Beli dan Legalitas Apartment Regatta milik Daniel yang diambil oleh Halomoan pada tanggal 25 Januari 2012 untuk dijadikan jaminan Pembayaran Utang

Pada tanggal 21 Juli 2017 B Halomoan Sianturi SH selaku Kuasa Hukum Winarman Halim alias Seng2 HiNO pemodal PT PEMT juga berjanji membayarkan Lebih Bayar Daniel di PT PEMT Rp 1,9 Milliar, membayarkan kerugian Daniel dalam berpekara hukum terkait Pemalsuan Surat Perjanjian Jual Beli Apartmen oleh Winarman Halim Rp. 6,5 Milliar dan membayarkan kerugian Daniel selama 3 Tahun dipenjara sebab akibat Keterangan Palsu dibawah Sumpah diberikan oleh Halomoan Sianturi SH senilai Rp 3,35 Milliar

Oleh karena setiap kali menagih janji Daniel malah dipingpong oleh Halomoan, Winarman alias Seng2 dan Robertus Bambang maka selanjutnya Daniel melaporkan Halomoan di Polda diduga melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam pasal 242 KUHP, mengadukan Robertus Bambang Gunawan atas dugaan melakukan Penipuan Penggelapan 378 372 KUHP dan mensurati Propam meminta agar Penyidik Unit 3 Subdit Renakta Ditreskrimum Bripka Danil Halmera membuka kembali LP 263 KUHP dengan Terlapor Winarman Halim

Surat Relas Panggilan Gugatan Wanprestasi Nomor 85/Pen.Pdt G/2017/PN.Bjm yang diajukan oleh PT PEMT pada tanggal 9 Oktober 2017 tersebut patut diduga bias ketakutan Seng2 HiNO PT PEMT Group atas Jerat Hukum Pidana terkait Laporan Polisi yang telah Daniel lakukan di Polda, diduga Seng2 dkk sedang berupaya menjadikan tindak pidana dilakukannya terhadap Daniel seolah-olah adalah Perkara Perdata yang tidak beresiko masuk penjara

Bahwa agenda sidang hari ini Kamis 26 Oktober 2017 menurut Panitera Pembantu Bpk Jaelani SH adalah penentuan hari Mediasi dengan mendatangkan Principal pada Tanggal 31 Oktober 2017, atas persetujuan Kuasa Penggugat bpk Syahdan dan Para Tergugat, Hakim Mediator bpk Sutisna dari Pengadilan Negeri Banjarmasin. (gan)





Berita Terkait: