Rabu, 22 November 2017

Headlines:

Wawancara  |   Profil  |  Crime Story  |  Investigasi  Tips Suara Pembaca 

You are here: Meja Hijau Direktur PT BAAS Daniel Gugat Balik Seng-Seng Mitra Hino Group yang Memenjarakannya Rp 32,4 Miliar

Direktur PT BAAS Daniel Gugat Balik Seng-Seng Mitra Hino Group yang Memenjarakannya Rp 32,4 Miliar

Surel Cetak PDF
162 readings

Direktur PT BAAS Daniel

PORTALKRIMINAL.COM - BANJARMASIN, KALSEL: Setelah tidak ada titik temu dalam mediasi, maka pada hari ini 14/11/17 Henry Daniel Setya Direktur PT Berkah Anugerah Abadi Sejahtera (PT BAAS) memberikan jawaban Konvensi dan melakukakan Gugatan Rekovensi terhadap PT Prima Energi Multi Trading (PT PEMT) dengan menuntut PT PEMT Group segera mengembalikan/membayarkan Uang Lebih Bayar Hutang Daniel atau PT BAAS di PT PEMT Group dan Ganti Rugi atas Pemenjaraan yang Seng-Seng Mitra Hino Group lakukan melalui kasus jual beli Apartmen Regatta milik Daniel yang patut diduga sarat Kriminalisasi. Total Gugatan Rekovensi Daniel PT BAAS terhadap PT PEMT Group Rp. 32,4 Milliar

Winarman Halim alias Seng-Seng Hino Direktur Utama PT Cakrawala Putra Bersama (PT CPB) pemilik 450 lembar saham PT PEMT pada tanggal 13/1/12 meminta agar Daniel memberi Kuasa kepada B Halomoan Sianturi SH untuk mengurus Dokumen Alat Berat PT BAAS, lalu Halomoan memberi nasihat agar Daniel melepaskan asset yang memberatkan satu diantaranya Apartment Regatta miliknya seluas 242m2 di Pantai Mutiara Jakarta, pada tanggal 15/1/12 Halomoan menyodorkan Draft Perjanjian Jual Beli Apartmen berupa blanko kosong untuk Daniel Tanda Tangani sebatas untuk Pengikatan sebelum Akad Notaris PPAT,  setelah di foto copy aslinya disimpan oleh Halomoan yang mendapat kuasa memasarkan, menjual, mengurus dokumen

Berdasarkan Resume Penyidik Unit V Subdit Kamneg dalam Berkas Perkara BP/456/IX/2012/Ditreskrimum disebutkan No PPJB Apartmen Regatta diisi oleh Halomoan setelah mengambil dari rumah Daniel di Karawaci tanggal 25/1/12 dan pada tanggal 23/2/12 Halomoan mendapati Draft Perjanjian Jual Beli Apartment telah diisi Tulisan Tangan oleh Winarman Halim lalu Halomoan mendatangi Developer Apartment Regatta bermaksud membalik nama dari Daniel ke Winarman Halim

Pada tanggal 26/2/12 terjadi pertemuan antara LBPH Kosgoro dan Halomoan telah mengetahui akan adanya Uang Lebih Bayar Daniel di PT PEMT dan PT Mitra Profitamas Motor (PT MPM) Dealer Truck HINO milik Winarman Halim sehingga melalui Developer Apartment Regatta pada tanggal 5/3/12 Daniel menolak telah menjual ke Winarman Halim, pada tanggal 22/3/12 Robertus Bambang Gunawan Direktur PT PEMT bersurat telah menerima Penyerahan 5 Unit Truck Daniel senilai Rp. 3,35 Milliar dan Pencairan Bilyet Giro Winarman Halim Rp. 6,5 Milliar dan karena pada tanggal 28/3/12 Daniel melalui LBPH Kosgoro menolak tuduhan hutang dari PT PEMT dan Hal jual beli Apartment Regatta miliknya maka pada tanggal 15/8/12 Daniel dijemput paksa dari kediamannya di BAP Tersangka 378 KUHP dan dilakukan Penahanan di Rutan Krimum Polda Metro Jaya

"Sebenarnya pada tanggal 23/6/12 saya telah mengadukan Winarman Halim diduga melakukan Pemalsuan Surat 263 KUHP dan telah menyerahkan $Sing 100 ribu sesuai Permintaan Kanit 3 Subdit Renakta Kompol Eny Susenawati seperantaraan Advokat Wahyu Utami SH MH untuk biaya Laboratorium Forensik dan Gelar Peningkatan Status Tersangka akan tetapi entah kenapa perkara justru di SP3." seloroh Daniel

Patut diduga SP3 diterbitkan atas adanya dugaan Keterangan Palsu disampaikan Halomoan dibawah sumpah berakibat hukum Daniel menjadi Terpidana menjalani hukuman hingga 25 Juni 2015. Halomoan di Persidangan di PN Jakarta Selatan sesuai Putusan No 1593/Pid/B/2012/PN.Jkt.Sel memberi keterangan yang mengisi Draft Perjanjian Jual Beli Apartmen semula berupa blanko kosong bukan dirinya atau Winarman Halim akan tetapi semua diisi oleh Terdakwa Henry Daniel sebagaimana dilihat dengan mata kepalanya sendiri, sehingga menjadi pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan seolah-olah Daniel menyetujui dengan mengisinya bersama Winarman Halim terkait Uang Hasil Penjualan Apartment Regatta milik Daniel ditransfer ke Rekening PT PEMT untuk membayar Hutang Daniel atau PT BAAS kepada PT PEMT, terkait hal ini Daniel telah melaporkan Halomoan atas dugaan 242 KUHP dan 365 368 KUHP di Polda Metro Jaya

Sesuai Notulen Rapat 21/7/17 tercatat Halomoan Sianturi akan menghubungi PT PEMT dan selambatnya pada tanggal 28/7/17  akan menyerahkan 2 Sertifikat Tanah, 1 AJB Tanah dan 1 PPJB Apartmen Regatta kepada Daniel karena berdasarkan Tanda Terima Pembayaran Hutang Daniel atau PT BAAS di PT PEMT Group ternyata pertanggal 23/3/11 telah terjadi Lebih Bayar atas Tagihan per 22/2/11 sebesar Rp. 1,89 Milliar sehingga disepakati PT PEMT Group berkewajiban membayarkan/mengembalikan ke Daniel ditambah Uang diterima oleh PT PEMT sesuai dalil Gugatan Konvensi pada tanggal 22/3/12 sebesar Rp. 9,85 Milliar, Total Rp. 11,7 Milliar, sehingga jawaban Konvensi Daniel PT BAAS atas Gugatan Wanprestasi PT PEMT tertanggal 10/10/17 berdasarkan Fakta Hukum sesungguhnya tidak ada Wanprestasi dilakukan oleh Daniel atau PT BAAS

Dokumen yang semula disita Nur Apriliansyah PT PEMT pada tanggal 10/8/12 untuk membayar Tuduhan sepihak Hutang Daniel di PT PEMT, pada tanggal 28/7/17 di HSP Law Firm oleh B Halomoan Sianturi SH bersama Legal PT PEMT sdri Putri a/n Rinto Samaloisa dan Robby Akhadiat diserah terimakan kepada Daniel  adalah Pernyataan PT PEMT Group bahwa Daniel atau PT BAAS aktualnya tidak memiliki Hutang di PT PEMT Group dan oleh karena terkait Uang Lebih Bayar Hutang Daniel di PT PEMT tak kunjung dilakukan pembayaran/pengembalian kepada Daniel maka pada tanggal 28/9/17 Daniel melaporkan Robertus Bambang Gunawan Direktur Utama PT PEMT ke SPKT Polda Metro Jaya atas dugaan Penipuan dan Penggelapan 378 372 KUHP

"Berharap keadilan berpihak, Gugatan Perdata dimana PT PEMT sebagai Penggugat Konvensi No 85/Pdt.G/2017/PN Bjm tidak menunda Penuntutan Pidana dan terhadap Gugatan Rekovensi yang saya lakukan terhadap PT PEMT Group, besar harapan segera dikabulkan oleh Majelis Hakim supaya boleh memperkuat Putusan Pidana atas seluruh Laporan Polisi saya lakukan sehubungan dugaan terjadi tindak pidana dilakukan oleh Winarman Halim alias Seng-Seng Mitra HiNO Group Holding PT PEMT, PT MPM dan PT Anugerah Binuang Mulia (PT ABM) yang memiliki hubungan kerja dengan HDS Group." imbuh Daniel

Bilamana PT PEMT Group memilih upaya damai sebelum putusan Peradilan Perdata  dengan mengembalikan Uang Lebih Bayar Hutang kepada Daniel sejumlah Rp. 11,7 Milliar, Daniel berencana mengirim balik ke rekening Winarman Halim Rp. 6,5 Milliar jika Seng-Seng HINO selaku Owner PT PEMT mencabut gugatan perdata terkait Apartment Regatta di PN Jkt Utara, melakukan klarifikasi di Media Massa sehubungan jual beli Apartment Regatta yang menjadikan Daniel Terpidana dan membantu Daniel PT BAAS mendapatkan Rehabilitasi Nama Baik serta memberikan ganti rugi penghasilan Daniel selaku Direktur dan Owner PT BAAS ysng bergerak di bidang usaha Pertambangan Batubara selama dipenjarakan 34,5 bulan x Rp. 600 juta/bulan = Rp. 20,7 Miliar. Yayan Herdiansyah Direktur PT PEMT selaku Penggugat Konvensi yang tidak pernah hadir dipersidangan diberikan waktu 3 hari untuk menyampaikan Replik melalui Kuasa Hukumnya Muhammad Syahdan SH, sehingga sidang selanjutnya ditetapkan hari Jumat 17/11/17

"Bahwa tuntutan ganti rugi ini dapat dinegosiasikan, selama Winarman Halim alias Seng-Seng Mitra Hino Group Holding PT PEMT, PT MPM, PT ABM memiliki itikad baik untuk menyelesaikan perselisihan secara kekeluargaan semua bisa dibicarakan." timpal Dharma Hutapea SH, Penasihat Hukum Daniel PT BAAS saat dikonfirmasi via telepon. (jak)




Berita Terkait: