Rabu, 22 November 2017

Headlines:

Wawancara  |   Profil  |  Crime Story  |  Investigasi  Tips Suara Pembaca 

You are here: Narkoba Selama Oktober 2017, Jajaran Pores Jakarta Utara Tangkap 46 Pengedar dan Bandar Narkoba

Selama Oktober 2017, Jajaran Pores Jakarta Utara Tangkap 46 Pengedar dan Bandar Narkoba

Surel Cetak PDF
110 readings

borgol_1.jpg

PORTALKRIMINAL.COM - JAKARTA:   Selama bulan Oktober 2017, jajaran Polres Metro Jakarta Utara berhasil menangkap 46 tersangka kasus narkoba dan menyita 128,36 gram ganja serta 150,05 gram shabu.

Pengungkapan peredaran narkoba tersebut dari penanganan 36 kasus pengedar hingga bandar narkoba. Dari jumlah tersebut barang bukti narkoba terbanyak didapat dari 31 pengedar. Kemudian pemakai 10 orang dan bandar narkoba 5 orang.

Para pelaku melakukan aksinya dengan berbagai macam cara, mulai memanfaatkan kurir hingga menjual barang haram tersebut di warungnya.

Seperti yang dilakukan Wati, nenek berusia 58 tahun ini. Selain pemakai ia juga nyambi sebagai pengedar shabu. Shabu tersebut sengaja diedarkan Nenek Wati di warung rokoknya agar aksinya tidak dicurigai petugas kepolisian.

“Saya pakai narkoba sudah 2 bulan Pak. Awalnya ditawari kemudian ngetes ternyata pikiran jadi tenang,” kata Wati, Jumat (27/10/2017). Wati kemudian membeli barang haram tersebut dari teman rekannya Rp 600 ribu untuk satu paket kecil shabu.

Karena ketergantungan sang Nenek kemudian ditawari untuk menjual shabu dengan mendapat bagian Rp 50 ribu per paket. Tergiur keuntungan gede sang Nenek akhirnya bersedia. “Jadi saya bisa dapat keuntungan dan bisa pakai juga (shabu). Sehari bisa dapat Rp200 hingga Rp300 ribu rupiah. Yang beli orang-orang yang sama kalau gak kenal orangnya saya hati-hati kadang bilang gak tau narkoba,” ucapnya.

Akibat perbuatannya, Wati harus mempertanggungjawabkan perbuatannya menikmati dinginnya jeruji besi Polres Jakarta Utara.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Dwiyono mengatakan, rata-rata para pelaku bertransaksi hanya terhadap orang-orang yang mereka ketahui dan baru mereka jual. “Kalau tidak kenal atau baru kenal, mereka sangat berhati-hati dan bertransaksi secara tidak langsung seperti menaruh barang di tempat yang aman,” ungkap Kapolres.

Karena itu, Kapolres menghimbau masyarakat untuk ikut aktif mencegah peredaran narkoba di lingkungan masing-masing. Sehingga peredaran narkoba di lingkungan masyarakat bisa ditekan semaksimal mungkin. “Kami menghimbau masyarakat jangan sampai ada yang mengedarkan atau memakai narkoba karena kami akan tindak tegas. Apalagi bandar, kalau tangkap tangan kami tidak akan segan-segan tindakan tegaa terukur,” pungkasnya.(han)






Berita Terkait: