Rabu, 13 Desember 2017

Headlines:

Wawancara  |   Profil  |  Crime Story  |  Investigasi  Tips Suara Pembaca 

You are here: Profil AKBP Budi Hermanto: Momentum Bersih-bersih Artis dari Senpi Illegal (2)

AKBP Budi Hermanto: Momentum Bersih-bersih Artis dari Senpi Illegal (2)

Surel Cetak PDF
740 readings

AKBP Budi Hermanto (kiri)

Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) tercoreng pasca tertangkapnya Ketua Umum (Ketum) Gatot Brajamusti oleh pihak kepolisian terkait penyalahgunaan narkoba. Tidak hanya itu, orang nomor satu di Parfi itu juga terlibat dengan penggunaan senjata api Illegal, hingga dugaan penyelundupan hewan yang dilindungi saat penggerebekan di rumahnya.

Gatot yang juga dikenal sebagai 'Guru Spiritual' para artis itu juga diduga terlibat kasus dugaan pemerkosaan dan telah dilaporkan oleh korbannya ke pihak yang berwajib.

Kasus ini sendiri bermula saat CT (26) yang melaporkan Gatot Brajamusti ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya pada 8 September 2016 lalu. Dia (CT) melaporkan Gatot telah memerkosanya saat berusia 16 tahun dengan cara dicekoki aspat yang belakangan diketahui merupakan sabu.

Atas perbuatan Gatot, beberapa artis, sutradara film hingga kerabat dekat Gatot pun terkena getahnya dan ikut diperiksa pihak kepolisian yakni di Subdit Resmob Polda Metro Jaya. Mereka diantaranya Dewi aminah ( istri Gatot), Siti Alvianoor (putri Gatot), Salsabila hasibuan (ponakan Gatot), Ary Suta, Daniel Pasarela, Dedi Setiadi (Sutradara Azrax), Elma Theana (artis), Reza artamevia (artis), Nadine Chandrawinata dan pemeran film D.P.O yakni Torro Margens dan Nabila Putri.

"Jadi, (Pertanyaan) berkaitan dangan saya sebagai pemain di film DPO dan saya jawab yang setahu saya saja. Yang saya lihat di film DPO yang namanya properti itu kan senjatanya disiapkan oleh art director. Saat syuting enggak pegang senjata, hanya pegang tongkat," kata Torro Margens usai diperiksa terkait Senpi Gatot, Selasa 4 Oktober 2016. Dalam pemeriksaan ia mengaku dicecar penyidik 20 pertanyaan.

Kepala Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Budi Hermanto yang menangani kasus ini mengatakan bahwa kasus yang menjerat Gatot Brajamusti bisa dibuat pintu masuk membersihkan artis-artis yang menggunakan senjata api illegal hingga narkoba.

"Ini bisa saja sebagai momentum bersih-bersih karena dia (Gatot) kan orang nomor satu di Parfi," kata AKBP Budi Hermanto kemarin.

"Kami di Resmob terus fokus kepemilikan senpi sampai tuntas mengingat ini menyangkut Ketum Parfi," tutup pria yang pernah menjabat Kanit II Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya ini.(np)




Berita Terkait: