You are here: Profil Kombes Argo: Konco Sak Suwene, Sedulur Sak Lawase

Kombes Argo: Konco Sak Suwene, Sedulur Sak Lawase

Surel Cetak PDF
892 readings

Kombes Argo (dua dari kanan)

PORTALKRIMINAL.COM - JAKARTA: Istilah bahasa Jawa itu coba ditanamkan Raden Prabowo Argo Yuwono kepada rekan-rekan media di Forum Wartawan Polri (FWP), Polda Metro Jaya (PMJ).

Bahkan, perwira menengah (pamen) Polri berpangkat Komisaris Besar itu membagikan kaos bertuliskan selogan "Konco Sak Suwene, Sedulur Sak Lawase" artinya "teman selamanya, saudara sampai mati" ke seluruh wartawan yang tergabung di FWP PMJ.

"Artinya, teman selamanya, saudara sampai mati. Tanpa media dan staf humas, saya tidak ada apa-apanya," ungkap pria yang akrab disapa Argo saat bersilaturahmi ke Balai FWP PMJ, Jumat (9/12).

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu mengaku tidak pernah menyangka bisa duduk di kursi Kabid Humas PMJ menggantikan Komisaris Besar Awi Setiyono.

Menurut pamen yang dilantik tanggal 25 November lalu tersebut, dirinya lebih banyak menghabiskan masa baktinya kepada korps Bhayangkara di luar pulau Jawa.

Bahkan, selepas lulus Akpol tahun 1991, tugas pertama pria asli Yogyakarta itu diamanahkan untuk mengabdi di Polres Kupang, NTT.

"Pokoknya saya ini, spesialis luar (pulau) Jawa. Muter-muter, dari NTT, Pulau Rote, Bali, Sabang, Nunukan, dan lainnya. Enggak nyangka dari Jatim ke Metro (PMJ). Berbagai macam persoalan sudah pernah ditangani. Jadi, sudah paham keragaman etnis dan karakter bangsa Indonesia," papar Argo.

Mantan Kapolres Nunukan, Kalimantan Timur (Kaltim) itu mengaku ada sedikit perbedaan antara Polda Jatim dengan PMJ.

Jika di Polda Jatim, lanjutnya, ada 39 Polres namun wartawannya sedikit. Sedangkan di PMJ, Polresnya sedikit wartawannya banyak.

Untuk itu, Argo menjamin, dirinya tidak ada yang membedakan antara wartawan dari media mana pun selama dirinya bertugas sebagai Kabid Humas PMJ.

"Lha iyo, tidak ada diskriminasi wartawan. Semua sama. Berhak menggunakan semua fasilitas di balai wartawan dan gabung di grup WA," jamin mantan Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dir Tahti) Polda Kaltim tersebut.

Sementara itu, Ketua FWP PMJ, Naek Pangaribuan menambahkan, aktifitas wartawan di wilayah hukum PMJ termasuk yang tersibuk di seluruh Indonesia. Sehingga, Naek menyarankan agar Argo dapat tetap fit dan meluangkan waktu ekstra meladeni wartawan yang ingin terkoneksi dengannya.

"Kawan-kawan FWP, silakan temui atau telepon langsung pak Kabid jika ingin konfirmasi berita. Beliau siap stand by 1x24 jam satu Minggu full, kecuali malam Jumat," timpal Naek sambil bercanda.(jak)




Berita Terkait: