You are here: Selebrity Crime Ahmad Dhani Kembali Diperiksa Polda Metro

Ahmad Dhani Kembali Diperiksa Polda Metro

Surel Cetak PDF
512 readings

portalkriminal_kotak.jpg

PORTALKRIMINAL.COM - JAKARTA: Musisi Ahmad Dhani kembali diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya. Dhani tiba di Gedung Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya tiba sekitar pukul 13.45 WIB, dengan didampingi oleh Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) Habiburokman.


"Kita dampingi. Dhani diperiksa sebagai saksi untuk Rachmawati," ujarnya di lokasi, Senin (3/1).

Kata Habiburokman, pentolan Dewa 19 itu nantinya akan diperiksa mengenai kedatangannya di Hotel Sari Pan Pasifik, Jakarta Pusat.

"Paling itu itu doang, pertemuan tanggal 30, 31. Pertemuan di Sari Pan Pacific," katanya.

Sebelumnya, musisi Ahmad Dhani memenuhi  panggilan penyidik Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan makar terhadap tersangka Sri Bintang Pamungkas. Dalam sela-sela pemeriksaan, Dhanimengaku setuju mengembalikan UUD 1945 ke bentuk aslinya.

"Saya setuju sekali (mengembalikan UUD 1945 ke bentuk asli)," ujar Dhani, Selasa (20/12).

Dalam penyidikan, pihak kepolisian menduga Dhani ikut serta bertemu dalam pertemuan dengan sejumlah tokoh nasional. Namun, dirinya membantah pertemuan-pertemuan itu terkait upaya makar.

Dalam pertemuan tersebut, Dhanimengatakan mereka hanya membahas kondisi bangsa saat ini dan berniat untuk mengembalikan UUD 1945 ke bentuk aslinya.

"Sudah sering dilakukan pertemuan untuk kembali ke UUD 45, dan saya yakin Tahun 2017 akan ada sidang istimewa untuk kembali ke UUD 45. Saya yakin sekali," kata dia.

Dalam hal ini Dhani bahkan mengklaim seluruh partai politik telah setuju untuk mengembalikan UUD 1945 ke bentuk asli. "Tinggal satu partai yang belum setuju, yaitu PDIP," tegas Dhani.

Calon Wakil Bupati Bekasi itu bahkan mengklaim, usulan mengembalikan UUD 1945 ke bentuk asli telah disetujui oleh pimpinan DPR dan MPR.

"Sudah setuju, DPR sudah setuju silahkan tanya ke Ketua MPR. Jadi tidak perlu gerakkan massa," pungkasnya. (han)




Berita Terkait: