You are here: Teroris Halte Transjakarta TKP Bom Kampung Melayu Seharusnya Sudah Bisa Digunakan

Halte Transjakarta TKP Bom Kampung Melayu Seharusnya Sudah Bisa Digunakan

Surel Cetak PDF
228 readings

 TKP Bom bunuh diri

PORTALKRIMINAL.COM - JAKARTA: Polisi mengatakan bahwa Halte Transjakarta Kampung Melayu sepatutnya sudah dapat digunakan kembali.

Apalagi, melihat Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla pada Kamis 25 Mei 2017 kemarin sudah meninjau langsung lokasi kejadian. Hal itu menandakan bahwa halte sudah aman untuk digunakan kembali setelah sebelumnya tidak digunakan sejak Rabu 24 Mei 2017 malam lantaran terdampak akibat ledakan bom bunuh diri.

"Sudah aman. Presiden dan Wapres simbolik kalau mereka sudah aman artinya yang lain juga aman. Melihat (kemarin) seharian tidak ada kerusuhan di (lokasi kejadian), artinya proses sterilisasi yang dilakukan oleh Polri selama 7 jam ke seluruh TKP yang ada di Kampung Melayu itu dianggap cukup, sehingga insyaallah itu sudah aman untuk digunakan," kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Komisaris Besar Polisi Andry Wibowo saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (26/5).

Dirinya menjelaskan bahwa pihak TransJakarta sendiri dalam hal ini telah berkoordinasi dengan pihaknya guna menindaklanjuti perihal kapan halte bisa kembali dioperasikan. Karena kepentingan penyidikan sudah selesai kemarin, maka ia merasa bahwa tak perlu lagi dilakukan penutupan terhadap halte tersebut. Pihak TransJakarta sendiri sudah mulai berbenah sejak semalam guna memperbaiki halte tersebut.

"Kita komunikasi, jadi seluruh infrastruktur yang rusak hari ini harus sudah diperbaiki. Kedua seluruh operasional yang berkepentingan dengan publik harus sudah berjalan," katanya lagi.

Untuk diketahui, ledakan bom bunuh diri terjadi di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu 24 Mei 2017 malam kemarin. Ledakan terjadi dua kali. Pertama terjadi sekira pukul 21.00 WIB. Sedangkan ledakan kedua terjadi sekitar lima menit kemudian di lokasi yang sama. (han)




Berita Terkait: