Sabtu, 24 Juni 2017

Headlines:

Wawancara  |   Profil  |  Crime Story  |  Investigasi  Tips Suara Pembaca 

You are here: Teroris Bom Kampung Melayu: Selain R, Polisi Juga Mengamankan K

Bom Kampung Melayu: Selain R, Polisi Juga Mengamankan K

Surel Cetak PDF
134 readings

 TKP Bom bunuh diri

PORTALKRIMINAL.COM - JAKARTA: Selain mengamankan R alias B, Aparat Detasemen Khusus 88 Antiteror juga mengamankan seorang pria berinisial K saat mengamankan R pada Sabtu 27 Mei 2017 siang lalu.

K saat itu merupakan orang yeng membonceng R. Tak jauh berbeda dengan R, K juga diduga rekan dari salah seorang pelaku bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, AS. K pun disebut-sebut juga sempat berkomunikasi dengan AS sebelum peristiwa nahas itu terjadi Rabu 24 Mei 2017 malam lalu sama seperti R.

"Saat bersama anaknya yang dibonceng oleh lelaki inisial K," tutur Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto di Kompleks Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Minggu (28/5).  

Namun, demikian, status keduanya belum sebagai tersangka. Hingga kini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif terhadap keduanya. Apalagi keduanya dikatakan pernah menyerahkan sesuatu kepada AS sehari sebelum kejadian nahas itu terjadi. Polisi pun menyita sebuah telepon genggam miliki R, uang tunai sebanyak Rp.1,8 juta, sebuah telepon genggam milik K, dompet milik K, dan BPKB sepeda motor.

"Masih dalam pendalaman. Densus 88 masih punya tujuh hari yang bersangkutan tersangka atau saksi," ucap dia.

Sebelumnya diberitakan, aparat Detasemen Khusus 88 Antiteror mengamankan seorang pria terkait kasus bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu 27 Mei 2017 siang.

Dia adalah R alias B yang diduga rekan dari salah seorang pelaku bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu. R alias B diamankan di kawasan Cibubur, Jawa Barat saat tengah mengendarai sepeda motor dengan nomor polisi F 2705 MS. Yang bersangkutan dicurigai sebagai rekan dari salah satu pelaku bom bunuh diri berinisial AS. R alias pun disebut-sebut sempat berkomunikasi dengan AS sebelum peristiwa nahas itu terjadi Rabu 24 Mei 2017 malam lalu.

Untuk diketahui, ledakan bom bunuh diri terjadi di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu 24 Mei 2017 malam kemarin. Ledakan terjadi dua kali. Pertama terjadi sekira pukul 21.00 WIB. Sedangkan ledakan kedua terjadi sekitar lima menit kemudian di lokasi yang sama. (jer)




Berita Terkait: