You are here: Teroris Bom Kampung Melayu: 2 Orang yang Diamankan Diperiksa Intensif

Bom Kampung Melayu: 2 Orang yang Diamankan Diperiksa Intensif

Surel Cetak PDF
323 readings

 TKP Bom bunuh diri

PORTALKRIMINAL.COM - JAKARTA: Dua orang yang diamankan aparat Detasemen Khusus 88 Antiteror karena diduga terkait kasus bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu 24 Mei 2017 malam lalu hingga kini masih diperiksa secara intensif di Mako Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Polisi belum bisa menyebut apakah status R alias B dan K sekarang, karena berdasarkan peraturan yang ada, hal itu baru dapat diketahui setelah 7 hari ke depan pasca mereka diamankan. Seperti diketahui, keduanya diamankan pada Sabtu 27 Mei 2017 siang lalu.

"Pemeriksaan 2 yang ditangkap kemarin (Sabtu 27 Mei 2017), hasil pemeriksaan mohon waktu selama 7 hari. Karena di dalam Undang-Undang, Polri diberi 7 hari untuk penyelidikan sebelum menentukan apakah yang bersangkutan tersangka atau saksi," ucap Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (29/5).  

Dalam kesempatan itu, Setyo menjelaskan kalau kalau K ikut diamankan karena pada saat itu dirinya tengah membonceng R alias B. Sedangkan R alias B diamankan karena satu hari sebelum bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu terjadi, R alias B sempat bertemu dengan salah satu terduga bom bunuh diri disana, yakni AS.

"Jadi diketahui salah satu ya bukan dua. Yang kedua diamankan karena berboncengan, R alias B dibonceng oleh K. Yang berhubungan kontak dengan pelaku satu hari sebelum kejadian adalah R alias B," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, aparat Detasemen Khusus 88 Antiteror mengamankan pria terkait kasus bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu 27 Mei 2017 siang.

Dia adalah R alias B yang diduga rekan dari salah seorang pelaku bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, yakni AS. R alias B diamankan di kawasan Cibubur, Jawa Barat saat tengah mengendarai sepeda motor dengan nomor polisi F 2705 MS bersama K. R alias B disebut sempat berkomunikasi dengan AS sebelum peristiwa nahas itu terjadi Rabu 24 Mei 2017 malam lalu.

Untuk diketahui, ledakan bom bunuh diri terjadi di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu 24 Mei 2017 malam kemarin. Ledakan terjadi dua kali. Pertama terjadi sekira pukul 21.00 WIB. Sedangkan ledakan kedua terjadi sekitar lima menit kemudian di lokasi yang sama. (jer)




Berita Terkait: