You are here: Teroris Ratusan Ulama Bahas Ancaman Terorisme dan Radikalisme, Rencana Dihadiri Kapolri

Ratusan Ulama Bahas Ancaman Terorisme dan Radikalisme, Rencana Dihadiri Kapolri

Surel Cetak PDF
200 readings

Ketua Umum rumah Kamnas, Maksum Zuber

PORTALKRIMINAL.COM - JAKARTA: Pusat Kajian Keamanan Nasional (Puskamnas) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya yang tergabung dalam rumah Kamnas menilai, paham radikalisme dan terorisme sudah mengusik rasa kebhinekaan serta mengganggu stabilitas keamanan nasional. Untuk itu  rumah Kamnas mengundang ratusan ulama untuk membahas  paham radikalisme dan terorisme tersebut.


Menurut Ketua Umum rumah Kamnas, Maksum Zuber,  radikalisme dan terorisme merupakan ancaman nyata yang telah menimbulkan banyak korban jiwa dan kerugian finansial. Lebih dari itu, di era milineal kaum radikalisme dan terorisme telah memanfaatkan media sosial membangun opini atau narasi untuk mobilisasi dukungan dan pembenaran. Bahkan, masyarakat tidak bisa bedakan mana berita hoaks dan fakta.

Dengan eskalasi ancaman radikalisme dan terorisme yag semakin kuat di masyarakat, tentu  membutuhkan perhatian segenap komponen bangsa, aparat kepolisian atau pemerintah termasuk masyarakat sipil. "Oleh karena itu, Rumah Kamnas sebagai bagian dari komponen masyarakat sipil merasa terpanggil untuk mengajak semua pihak  bergerak secara bersama-sama memikirkan pola terbaik mengatasi isu radikalisme dan terorisme,"  kata Maksum Zuber, kepada wartawan, Sabtu (9/9).

Terkait hal itu, lanjutnya,  perlunya menggali pandangan Ulama, Umaro dan Tokoh Masyarakat.  Untuk itulah, Perkumpulan Rumah Kamnas mengundang 500 ulama,  dalam kegiatan Silaturrahmi dan halaqoh ulama, umaro dan tokoh masyarakat yang akan dilaksanakan,di Pondok Pesantren  Al-Munir, Kalianget Banyuglugur-Besuki , Kabupaten Situbondo Jawa Timur pada hari minggu, tanggal 17 September 2017.

Menurut Maksum, kegiatan ini berlangsung selama satu hari, dengan tema "Merumuskan Kepentingan Nasional Bangsa Indonesia tentang Bahaya Radikalisme dan Terorisme di Indonesia"

Terkait pilihan Pondok Pesantren  Al-Munir sebagai tuan  rumah / sohibul hajat karena Pengasuhnya Bapak DR. KH. Achmad Abu Naim Muiz sangat peduli terhadap masalah-masalah kebangsaan terutama terkait dengan issu Radikalisme dan Terorisme.Atas pandangan dan kepedulian inilah Rumah Kamnas bekerjasama dalam penyelenggaraan kegiatan ini.

Direncanakan, kegiatan ini akan dibuka secara langsung oleh Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prof. Dr. KH. Maruf Amin dan Kapolri Bapak Jenderal  Tito Karnavian sebagai Keynote Speaker.

Selain itu juga akan hadir sejumlah pembicara diantaranya,  Menteri Agama  ( DR. H. Lukman Hakim Saifuddin), Menteri Sosial RI (Hj. Khofifah Indar Parawansa), Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (Prof. Dr. Mahfud, MD ), Direktur Eksekutif Amnesti Internasional Indonesia (Dr. (can) Usman Hamid, SH. M.Phil.), Direktur Eksekutif Imparsial (Al Araf, SH. MA.), Pakar Keamanan Nasional  (Dr. Kusnanto Anggoro). (gan)




Berita Terkait: