Minggu, 17 Desember 2017

Headlines:

Wawancara  |   Profil  |  Crime Story  |  Investigasi  Tips Suara Pembaca 

You are here: Wawancara Boy Rafli: Pelaku Penembakan Bripda Jeffry BelumTerungkap

Boy Rafli: Pelaku Penembakan Bripda Jeffry BelumTerungkap

Surel Cetak PDF
3067 readings

boy_rafli1.jpg

Mabes Polri kembali kehilangan satu anggota lagi, yakni Bripda Jeffry Runtuboy. Anggota Polres Tolikara, Papua ini tewas ditembak 5 orang bersenjata api tak dikenal. Berikut jawaban-jawaban Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Pol. Boy Rafli Amar dalam keterangan persnya, Selasa (11/9).

Mungkin bisa dijelaskan siapa penempak Bripda Jeffry?

Sampai saat ini belum bisa dipastikan siapa yang menembak Jeffry. Pastinya, dia tewas dengan 14 luka bekas tembakan dibagian dada,perut dan dada . Saat itu almarhum sedang menjalankan tugas bersama temannya dalam mengamankan pembangunan jalan di sana.

Ada tindakan lanjut, setelah mereka menembak mati Bripda Jeffry?

Ada. Setelah itu ada penyerangan lagi. Anggota kita yang sedang  mencuci kendaraan diserang. Peristiwa itu terjadi, Senin (10/9) lalu. Saat ini Polda Papua dibantu Polres setempat sedang melakukan upaya pencarian dan pengejaran mereka.

Terkait penangkapan dua orang di Papua, apa terkait dengan penembakan Bripda Jeffry?

Benar. Kami menangkap dua orang. Namun masih didalami, apakah terkait dengan penembakan Bripda Jeffry atau terorisme. Sebab  dalam hukum acara UU 15/2003, pihak Polri memiliki waktu 7 x 24 jam untuk memperoleh bukti cukup menyatakan seseorang terlibat tindakan terorisme. Kalau tidak maka mereka harus dilepaskan. Jadi, kalau punya bukti cukup dua orang yang ditangkap itu akan ditahan. Jika tidak dilepaskan.

Ada barang bukti yang diamankan?

Seperti yang saya pernah jelaskan, barang bukti yang kita amankan adalah, senjata api  MK-3, SS-1, granat dan pelontar, amunisi yang jumlahnya 10 ribu. Dari barang bukti itu kita periksa dua orang yang ditangkap tersebut. Mencari tahu barang bukti milik siapa, dan peran mereka masing-masing. (dev)




Berita Terkait: